11 Karakter dan Perilaku Orang Jepang yang Patut Kita Tiru

2 komentar
11 Karakter dan Perilaku Orang Jepang yang Patut Kita Tiru

Moshi-moshi minasan, berbagai hal mengenai kemajuan yang ada di Negara Jepang pastinya tidak cuma dengan mengandalkan SDA saja, akan tetapi SDMnya juga yang patut andil dalam melakukan berbagai aktifitas untuk memajukan Negaranya. Karena Orang Jepang mempunyai KARAKTER DAN PERILAKU yang sungguh kita patut tiru agar menjadi seorang SDM yang handal. Ingin tahu apa saja 11 Karakter dan Perilaku tersebut, simak berikut dan semoga bermanfaat bagi kita semua.
1. Kerja Keras, pastinya kita sudah mengetahui perihal semangat kerja keras bangsa Jepang yang melebihi bangsa-bangsa lainnya yang menjadikan negara Jepang sangatlah maju dan mempunyai SDM yang handal


2. Pantang Menyerah, sejarah telah membuktikan bahwa bangsa Jepang adalah bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Terbukti dari perjuangan bangsa Jepang untuk bangkit pasca bom Hirosima dan Nagasaki.

3. Teamwork, orang Jepang teguh dan bersemangat dalam bekerja. Uniknya, jika bangsa lain lebih bersifat individualistis, bangsa Jepang justru sangat menyukai bekerja dalam kelompok.

4. Loyalitas, orang Jepang juga dikenal sangat loyal pada perusahaan tempat mereka bekerja. Sangat jarang ditemukan mereka berpindah-pindah tempat kerja.

5. Hobi Membaca, orang Jepang itu hobi membaca. Bukan pemandangan aneh jika kita melihat Orang Jepang membaca di kereta, taman, perpustakaan, toko buku dan tempat lainnya.

6. Mandiri, orang Jepang telah menanamkan sikap disiplin dan dan mandiri sejak kecil kepada anak-anaknya. Di Jepang, orangtua dilarang mengantar ataupun menjemput anak-anaknya. 

7. Hemat, orang Jepang memahami betul bahwa mereka mendapatkan uang dari hasil kerja keras. Itu sebabnya mereka sangat hemat dan ketat dalam hal pengeluaran. Perilaku ini dapat kita lihat saat orang jepang suka berbelanja di supermarket pada jam 19.30. Karna pada jam tersebut supermarket akan memberikan diskon.

8. Inovasi, negara Jepang bukanlah negara penemu dalam berbagai hal, akan tetapi mereka tidak pernah berhenti belajar dan berinovasi. Mereka adalah bangsa peniru yang andal. Kemampuan bangsa dalam menciptakan inovasi-inovasi baru meniru Barat telah menjadikan Jepang sebagai negara industri teknologi yang maju di bidangnya.

9. Menghindari Konflik, orang Jepang tidak suka dengan konflik atau ribut-ribut dengan orang lain. Untuk menghindari konflik, orang Jepang lebih suka melakukan nemawashi, semacam lobi, sebelum keputusan diambil.

10. Menjaga Tradisi, Meskipun kini sudah menjadi negara maju dan modern, hal itu tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budaya ketimurannya. Contoh tradisi meminta maaf atau menghormati dengan cara membungkukkan badan.

11. Budaya Malu, meskipun negara Jepang adalah negara maju dan canggih, namun mereka masih memegang teguh tradisi turun-temurun dari para leluhurnya dan memegang budaya sebagai bangsa orang timur. Tak heran jika ada samurai yang bunuh diri, lebih baik mati daripada malu karna kalah dalam pertempuran (Harakiri). Di era modern, harakiri diwujudkan dalam pengunduran diri jika gagal, semisal pejabat yang terbukti melakukan korupsi. sekedar info harakiri bisa dengan cara menusukkan pedang kedalam perut dan menggeser pedang sampai merobek sedikit bagian hati dan lambung / dengan cara meminta orang dengan memenggal kepalanya

Sekian 11 Karakter dan Perilaku Orang Jepang yang patut kita tiru agar suatu saat kita menjadi orang yang berguna bagi keluarga dan negara, GANBATTE !!

2 komentar:

Anonim mengatakan...

pengalaman saya bekerja dengan orang jepang yaitu mereka sebenarnya dalam hatinya sama dengan kita kita, sekali2 ingin juga kerja santai tapi mereka malu bila terlihat santai. Orang jepang ingin di lihat sebagai pekerja keras sehingga tidak efektif dalam bekerja mereka bahkan melakukan sesuatu membuang2 waktu melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak penting dalam pekerjaan. Orang jepang sebenarnya tidak cocok untuk melakukan pekerjaan sebagai sales atau marketing karena kebiasaan hidup dan budayanya mengarahkan kharakter meraka menjadi kaku dan kurang bisa basa basi untuk approach pada customer.

Anonim mengatakan...

Orang Jepang dalam pengambilan keputusan masih sangat ketergantungan kepada yang lebih senior karena senioritas benar benar dijunjung tinggi, kejelekannya sistem pengkaderan bagi generasi mudanya untuk berinovasi belum bisa bebas mengeksplore potensi dirinya yang tidak menutup kemungkinan sdh jauh lebih baik pola pemikirannya dibanding dengan generasi sebelumnya.

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...