9 Budaya Aneh di Jepang

0 komentar
9 budaya aneh di jepang

Moshi-moshi minasan, tidak heran jika Negara Jepang begitu banyak akan budaya yang dilestarikan dari turun temurun, dan tidak semua budaya di Jepang adalah budaya yang ditujukan oleh nenek moyang atau agama mereka. Akan tetapi salah satu budaya yang mungkin cukup aneh atau bisa dibilang keren ini mulai juga digemari oleh masyarakat Jepang sendiri hingga sampai saat ini. Berikut 9 Budaya Jepang Aneh dan semoga bermanfaat untuk menambah wawasan anda.
1. Cosplay 

cosplay
 
Cosplay merupakan singkatan dari Costume Play. Salah satu subkultur Harajuku yang berpakaian ala karakter manga, anime, dan game di Jepang. Di kawasan Akihabara, Tokyo, bahkan ada cafe Cosplay tempat berkumpul penggemar style ini dan tidak hanya digemari warga Jepang tetapi juga warga asing yang ingin berpakaian Cosplay.

2. Harajuku style

harajuku style

Harajuku Style adalah induk dari seluruh fashion unik Jepang saat ini. Berpusat pada area sekitar stasiun kereta api Harajuku, banyak generasi muda Jepang menampilkan fashion unik yang berbeda dan tetap trend. Pakaian, tata rambut sampai make up yang berbeda, membuat Harajuku style semakin populer.

3. Dekotora 

dekotora

Dikenal dengan nama Dekotora (kombinasi kata bahasa Inggris 'decoration' dan 'truck'), mereka membuat truk dihiasi lampu sampai kotak-kotak desain super rumit. Tata cahaya terang, terutama di malam hari pasti membuat Dekotora menjadi bahan perhatian pengguna jalan.

4. Kawaii 

kawaii
 
Kawaii merupakan bahasa Jepang yang diartikan bebas menjadi cute (imut). Kawaii - Decora menjadi salah satu aspek Harajuku style paling populer. Di mana mereka penganut fashion ini tampil dengan pakaian dan make up style untuk anak-anak kecil. Dengan warna-warna pastel, penganut Kawaii tampil layaknya anak-anak imut. Sementara Decora adalah style fashion yang mengedepankan pemakaian aksesoris lucu dan unik.

5. Lolita 

lolita

Memakai rok, gaun dengan kerah tinggi, topi dan payung berbulu adalah salah satu ciri khas style Lolita. Style Lolita kini bahkan sudah berkembang ke Gothic Lolita, masih dengan rok-rok lebar, hanya Gothic Lolita dominan warna hitam. Style Lolita timbul dari penolakan para gadis di Jepang di mana para pria berpikir bahwa gadis cantik itu harus berpakaian super seksi.

6. Male hosts 

male hosts

Jika Gyaru style lebih dipakai kalangan perempuan, maka Gyaruo style dipilih oleh generasi muda pria di Jepang. Memakai pakaian mahal, parfum mahal, dan tata rambut ala eksekutif muda, Gyaruo identik dengan pria muda yang menghabiskan waktu di klub bersama perempuan lebih tua.

7. Gyaru 

gyaru

Berasal dari kata bahasa Inggris, 'gal', gyaru adalah mereka gadis-gadis muda yang mewarnai rambut mereka dengan nuansa perak dan pirang serta make up yang memberikan kesan kulit lebih gelap namun colorful. Penganut style Gyaru lebih sering menampilkan kesan seksi mereka. Gyaru sendiri memiliki banyak macam style. Salah satunya adalah kogyaru, di mana gadis-gadis SMA di Jepang tampil dengan seragam sekolah seksi dan mewarnai rambut jadi pirang. Lalu ada ganguro, mereka yang memakai riasan gelap, bibir putih dan stiker warna-warni di wajah. Yang lebih gila lagi adalah Yamanba, di mana para gadis Jepang tampil dengan dandanan konyol dan aksesoris penuh warna yang kontras dengan riasan gelap.

8. Yankii

yankii

Mereka yang menganut Yankii style adalah sekelompok orang yang mewarnai rambut menjadi pirang dan oranye. Pilihan hidup kalangan Yankii juga cukup bebas, cuek dan terkadang tidak mengikuti aturan yang berlaku. Sudah lama Yankii dianggap sebagai 'hantu' dalam kebudayaan modern Jepang. Dimulai di akhir era 80-an, Yankii lebih dikenal sebagai style punk Jepang yang tak menjalani hidup bebas dan menerobos paradigma.

9. Visual kei 

visual kei

Jika Korea Selatan memiliki style K-Pop yang imut dan manis, maka Jepang memiliki Visual Kei yang begitu keren. Visual Kei dianggap banyak orang sebagai gerakan dari musisi rock Jepang (JRock) yang tampil dengan kostum, make up, tata rambut eksentrik yang terkadang berkesan androgini. Visual Kei telah mempengaruhi gaya busana di kawasan Harajuku, terutama bagi mereka yang berkumpul di Jingu Bashi (jembatan yang menghubungkan Harajuku dengan Meiji Shrine). Salah satu band pengusung Visual Kei paling populer di dunia adalah L'Arc~en~Ciel.

Sekian 9 budaya aneh di Jepang yang pastinya membuat kita terkagum-kagum akan kostum atau penampilan yang diperlihatkan. Kalau sedang berlibur di Jepang tidak salahnya anda mencoba salah satu kostum yang ada di Jepang ini dan semoga menyenangkan.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...